Ardiyan Fikrianoor
Ardiyan Fikrianoor
Online
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?

Pemilihan Koordinator OSDIA Tingkat Wustha SMP IT Daarul Ishlah Assyafiiyah Tahun Ajaran 2026/2027



Pada hari Selasa, 10 Maret 2026, telah dilaksanakan kegiatan Pemilihan Koordinator Organisasi Santri Daarul Ishlah Assyafiiyah (OSDIA) Tingkat Wustha/SMP IT untuk Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan ini berlangsung di Mushola Pondok Pesantren Daarul Ishlah Assyafiiyah dan diikuti oleh seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga tenaga kependidikan.

Kegiatan pemilihan ini merupakan bagian dari pembelajaran kepemimpinan bagi para santri sekaligus menjadi sarana untuk menumbuhkan nilai demokrasi, tanggung jawab, dan semangat berorganisasi di lingkungan sekolah dan pesantren.

Pada pemilihan Koordinator OSDIA Wustha Putra, terdapat dua kandidat yang mencalonkan diri, yaitu Ahmad Fatirussalam dan Edward Tri Arisandi. Proses pemilihan dilakukan melalui pemungutan suara (voting) yang diikuti oleh seluruh peserta yang hadir.


Sementara itu, pada pemilihan Koordinator OSDIA Wustha Putri, hanya terdapat satu kandidat, yaitu Lailaturrasyidah. Oleh karena itu, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, tidak dilakukan proses voting dan Lailaturrasyidah secara otomatis ditetapkan sebagai Koordinator OSDIA Wustha Putri.

Berdasarkan hasil pemungutan suara yang telah dilaksanakan, Edward Tri Arisandi terpilih sebagai Koordinator OSDIA Wustha Putra, sedangkan Lailaturrasyidah menjadi Koordinator OSDIA Wustha Putri untuk periode Tahun Ajaran 2026/2027.

epala SMP IT Daarul Ishlah Assyafiiyah, Ardiyan Fikrianoor, menyampaikan bahwa kegiatan pemilihan koordinator OSDIA ini merupakan kegiatan yang sangat baik dan penting bagi pembelajaran santri.

Beliau menuturkan bahwa melalui proses pemilihan ini, para santri dapat belajar secara langsung tentang nilai-nilai demokrasi, tanggung jawab, serta kepemimpinan. Selain itu, kegiatan voting juga bertujuan untuk melatih santri agar berani menyampaikan pilihan, menghargai perbedaan pendapat, serta menerima hasil keputusan bersama dengan sikap yang dewasa.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin menanamkan kepada para santri bahwa organisasi bukan hanya tentang jabatan, tetapi tentang amanah, tanggung jawab, dan pelayanan kepada sesama. Proses pemilihan ini juga menjadi sarana pendidikan karakter agar santri terbiasa bermusyawarah dan mengambil keputusan secara demokratis,” ujar beliau.

Beliau juga berharap agar koordinator OSDIA yang terpilih dapat menjalankan amanah dengan baik, menjadi teladan bagi santri lainnya, serta mampu menggerakkan berbagai kegiatan positif di lingkungan sekolah dan pesantren.Selamat kepada para koordinator yang terpilih. Semoga dapat menjalankan amanah dengan baik dan membawa OSDIA menjadi organisasi santri yang semakin maju dan inspiratif.

Berbagi

Posting Komentar