Ardiyan Fikrianoor
Ardiyan Fikrianoor
Online
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?

Bedah Buku Ngaji Rasa “Cerita Sehari-Hari Santri” Meriahkan Hari Pendidikan Nasional di PP Daarul Ishlah Assyafi’iyah

 

Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Mei 2026, Pondok Pesantren Daarul Ishlah Assyafi’iyah menggelar kegiatan Bedah Buku Ngaji Rasa “Cerita Sehari-Hari Santri”. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusias dan diikuti oleh seluruh pendidik serta santri PP Daarul Ishlah Assyafi’iyah.

Kegiatan bedah buku ini menjadi salah satu bentuk penguatan budaya literasi di lingkungan pesantren dan sekolah. Buku Ngaji Rasa “Cerita Sehari-Hari Santri” merupakan karya para santri yang tergabung dalam program Karya Ilmiah Santri, yaitu Fadil Mutaqin, Ahmad Syaifullah, Khairil Anwar, Damar Erlangga, Ahmad Rifani, dan M. Amiruddin.

Menariknya, dua di antara penulis tersebut, yakni Ahmad Rifani dan M. Amiruddin, merupakan peserta didik dari SMP IT Daarul Ishlah Assyafi’iyah. Keterlibatan mereka dalam penulisan buku menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah karena menunjukkan bahwa siswa tidak hanya mampu berprestasi di bidang akademik, tetapi juga aktif berkarya dalam dunia literasi.

Buku ini mengangkat kisah dan pengalaman kehidupan sehari-hari santri yang dikemas dengan bahasa sederhana, dekat dengan realitas kehidupan pesantren, namun penuh makna dan nilai pembelajaran. Melalui kegiatan bedah buku, peserta diajak memahami proses kreatif penulisan, pesan moral dalam cerita, serta pentingnya membangun kebiasaan membaca dan menulis sejak dini.

Kepala SMP IT Daarul Ishlah Assyafi’iyah, Ardiyan Fikrianoor, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas keterlibatan peserta didiknya dalam menghasilkan karya buku tersebut. Beliau berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus mengembangkan potensi diri, meningkatkan budaya literasi, dan berani berkarya.

“Keikutsertaan siswa kami dalam penulisan buku ini menjadi bukti bahwa santri juga mampu berkarya dan memberikan inspirasi melalui tulisan. Semoga ini menjadi langkah awal lahirnya penulis-penulis muda dari SMP IT Daarul Ishlah Assyafi’iyah,” ungkap beliau.

Kegiatan berlangsung dengan lancar, interaktif, dan penuh semangat. Momentum Hari Pendidikan Nasional tahun ini menjadi semakin bermakna dengan hadirnya karya nyata dari para santri yang menunjukkan bahwa pendidikan bukan hanya tentang belajar di kelas, tetapi juga tentang mencipta, berkarya, dan menginspirasi.

Berbagi

Posting Komentar