Tingkatkan Mutu Pendidik, Komunitas Belajar Bina Ilmu SMP IT Daarul Ishlah Assyafiiyah Gelar Program GBK Part 2
- Diposting oleh : SMP Islam Terpadu Daarul Ishlah Assyafi'iyah
- pada tanggal : Juni 08, 2026
Sebagai upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan dan profesionalisme pendidik, Komunitas Belajar Bina Ilmu SMP IT Daarul Ishlah Assyafiiyah kembali menggelar program Guru Berbagi Kompetensi (GBK) pada Selasa (09/06/2026). Kegiatan pengimbasan yang bertempat di Ruang GTK ini mengangkat topik penting seputar "Fasilitasi: Keterampilan dan Praktik".
Program GBK kali ini yaitu Bu Nurniswati, S.Pd. (Guru Bahasa Indonesia) sebagai narasumber. Beliau membagikan materi sekaligus mendiseminasikan hasil dari pelatihan mandiri yang telah diikuti sebelumnya melalui Platform Merdeka Mengajar (PMM).
Kepala SMP IT Daarul Ishlah Assyafiiyah Ardiyan Fikrianoor menyampaikan bahwa forum ini merupakan langkah nyata sekolah dalam memfasilitasi guru untuk saling belajar dan berbagi praktik baik (sharing best practices). "Program GBK bertujuan untuk menyebarluaskan pengetahuan, keterampilan, dan praktik pembelajaran yang diperoleh guru kepada rekan sejawat, guna meningkatkan kompetensi profesional dan kualitas pembelajaran di sekolah secara berkelanjutan," ungkapnya saat membuka sesi.
Dalam pemaparannya yang berlangsung deskriptif dan interaktif, Bu Nurniswati selaku pemateri menekankan dua poin krusial dalam keterampilan fasilitasi forum, yaitu:
Menyamakan Persepsi Kelompok: Pentingnya menyelaraskan cara pandang seluruh anggota kelompok terhadap tujuan pertemuan atau materi ajar di awal sesi, agar diskusi berjalan konvergen dan melahirkan solusi konkret.
Kelompok sebagai Aset: Prinsip penting di mana seorang fasilitator harus meyakini bahwa setiap peserta didik atau peserta diskusi memiliki potensi berharga, sehingga ruang belajar yang aman dan inklusif harus diciptakan agar semua orang berani berkontribusi.
Tidak hanya mendengarkan teori, para guru dan tenaga kependidikan yang hadir sebagai peserta juga diajak langsung melakukan simulasi praktik visualisasi ide-ide pembelajaran serta teknik menyusun pertanyaan kunci untuk analisis kelas. Melalui media penulisan hasil diskusi sementara yang terbaca oleh forum, atmosfer Ruang GTK tampak hidup dan khidmat.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan para pendidik di SMP IT Daarul Ishlah Assyafiiyah dapat langsung mengimplementasikan keterampilan fasilitasi tersebut di ruang-ruang kelas. Dampak besarnya, proses pembelajaran terhadap para santri akan menjadi jauh lebih partisipatif, berdampak, dan berpusat pada pemenuhan kebutuhan murid


.jpeg)
