Kegiatan ini diikuti dengan sangat antusias oleh seluruh komponen keluarga besar pondok pesantren, meliputi:
Siswa SMP IT Daarul Ishlah Assyafiiyah
Seluruh Santri PP Daarul Ishlah Assyafiiyah
Dewan Guru PP Daarul Ishlah Assyafiiyah
Kehadiran jajaran dewan guru bersama para santri menunjukkan betapa pentingnya kesadaran kolektif dalam membentengi diri dan lingkungan dari bahaya penyalahgunaan narkotika.
Materi utama pada acara ini dibawakan langsung oleh Duta Anti Narkoba dari SMA IT Daarul Ishlah Assyafiiyah. Dengan gaya penyampaian yang interaktif dan relevan dengan kehidupan remaja, Duta Anti Narkoba menekankan beberapa poin penting:
Mengenal Bahaya Narkoba Sejak Dini Menjelaskan jenis-jenis zat berbahaya serta dampak buruknya terhadap fisik, mental, dan masa depan seorang muslim/muslimah.
Modus Penyebaran di Lingkungan Remaja Mengingatkan para siswa dan santri agar tidak mudah tergiur oleh bujuk rayu atau tekanan kawan (peer pressure) untuk mencoba hal-hal asing.
Benteng Diri Melalui Agama dan Kegiatan Positif Menekankan bahwa kedisiplinan beribadah di pesantren, kedekatan dengan Al-Qur'an, serta aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler adalah benteng terkuat melawan pengaruh negatif.
"Pencegahan narkoba bukan hanya tugas aparat, tapi tugas kita bersama. Sebagai santri dan pelajar Rabbani, kita harus berani berkata TIDAK pada narkoba dan fokus mengejar cita-cita demi agama dan bangsa."


